![]() |
| sumber : best-photography-courses.com |
Salah satu hal yang paling membahagiakan bagi orang
tua adalah melihat foto anaknya dalam moment kesuksesan. Begitu juga pada saat
saya di perintah ibu agar cepat-cepat mengambil cetakan foto wisuda saya disalah
satu foto studio Kota Kendari. Tiara foto Kendari adalah salah satu foto studio
dengan Brand Aware terbaik karena
harganya yang di bawah rata-rata, karena untuk “Jepret” nya (pengambilan
gambar) tidak dikenakan biaya, cukup membayar biaya pencucian foto saja.
Apa yang telah dilakukan oleh tiara foto merupakan
strategi pemasaran yang baik, strategi yang merupakan hasil pengamatan dan
penyesuaian terhadap pola perilaku konsumen dan kemajuan teknologi informasi.
Pola perilaku yang dimaksud adalah makin banyaknya anak muda yang ternyata merupakan
salah satu kelompok umur terbanyak yang keluar masuk foto studio telah banyak
memiliki sendiri kamera dengan spesifikasi tidak kalah dengan yang dimiliki
foto studio, soal pencahayaan dapat di mainkan di software editing hingga akan
menghasilkan kualitas gambar yang baik. Ini ditandai dengan terbentuknya
komunitas fotogarafi anak muda di Kota Lulo. Kemajuan teknologi informasi
dengan media social sebagai senjata
utamanya ikut mempengaruhi perilaku lewat pertukaran informasi mengenai
spesifikasi kamera dan trik khusus pengambilan dan editing foto. Sehingga yang
akan membedakan konsumen dengan studio foto hanya pada alat cetak.
Setelah konfirmasi kepada sang pengambil gambar di
lantai dua, saya di arahkan untuk mengambil foto dan file berupa keeping CD di
lantai bawah, begitu turun tangga saya
melihat papan petunjuk yang mengarahkan tempat pengambilan foto di
bagian belakang, waow tata letak toko yang tidak biasa, nyaman dan memudahkan
dengan beberapa kursi alumunium untuk yang akan menunggu hasil cetakannya.
Setelah mengambil hasil cetakan foto dengan membayar dengan harga yang
melegakan, saya kemudian diarahkan untuk mengambil file CD ke costumer service
yang di depan toko sambil diberikan tanda bukti pengambilannya. Setelah ke
depan saya kemudian agak bingung, ada empat gadis yang sedang mengerjakan
editing foto dengan masing-masing pelanggan disampingnya dan tidak mungkin
untuk di ganggu dan di tengah ada meja costumer service yang kosong. Saya duduk
sambil menunggu dan cukup lama, hingga hampir kesal. Tiba-tiba saya dihampiri
seseorang yang bertanya “ada apa bos?”, sambil agak bingung saya kemudian sadar
bahwa dia adalah sang costumer service yang mirip costumer. “saya minta CD mas,
sambil menyerahkan tanda bukti pengambilannya.
Menurut saya strategi harga dan penyusunan tata
letak toko di tiara foto adalah sebuah strategi yang cerdas dan merupakan salah
satu pelopor dalam penerapan strategi di bidang bisnis cetak foto. Usaha itu
kemudian membawa nama tiara foto dikenal
dimana-dimana, saya sendiri mengenal nya melalui work of mouth, namun yang menjadi point penting bahwa bisnis cetak
foto ini sesungguhnya adalah salah satu bisnis dimana interaksi antara produsen
dan konsumen sangat tinggi. Ketika ingin mengedit foto, konsumen dengan
berapi-api mengikuti dan menunggui secara seksama proses pengeditan foto, tidak
jarang ada sebagian yang bertingkah sedikit menyebalkan. Begitu juga ketika
dalam sesi pengambilan gambar, interaksi dua arah kerap terjadi, ketika
fotografer mengarahkan terkadang costumer memberi pendapat terakait keinginan
mereka dan sebagian agak sulit mendemostrasikan instruksi fotografer. Hal yang
sama juga terjadi pada tempat pegambilan foto dan CD juga penjualan aksesoris
lainnya yang membutuhkan perhatian lebih oleh pengelola. Costumer service yang
selalu tersedia dan gampang di ketemukan oleh pelanggan dengan kemampuan
komunikasi yang baik akan makin membantu citra tiara foto studio sebagai foto
studio paling handal di Kendari, oleh karena itu selain melatih kemampuan
komunikasi Costumer Service, pemberian ID card atau seragam khusus merupakan
hal yang harus diperhatikan pengelola tiara foto. Agar ujung tombak bisnis anda
always on and always finding.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
anda sopan kami santai