image from :lifespeaks.tv -
Maaf, jangan
salah sangka ketika pertama membaca judul di atas. Hanya sekedar untuk membuat
nya lebih profokatif maka judul tersebut cukup mewakili esensi dari objek
tulisan ini, kita anak muda, yaa..kita yang muda.
Ketika nongkrong
untuk sekedar geol, bergemul dengan teman sekelas, eksis dengan komunitas dan
ketika sedang santai dengan exmud. Kita semua sedang mencoba untuk menonjol
dengan mencoba “memposisikan”diri, “mendiferensiasikan” diri dan
kemudian menciptakan “image” diri.
“Modus” nya adalah agar mendapat tempat di hati “teman pria” dan “teman wanita”
lainya. Karena tidak lengkap kehidupan anak muda tampa pergaulan yang sehat dan
luas dengan seorang gebetan disamping nya. Hehehe
Fenomena
tersebut makin jelas ketika berada di dunia maya, dengan berkembang pesatnya
gadget yang dapat menopang kehidupan berinternet ria, maka pergerakan mereka
utamanya di sosial media tak terampunkan. Di dunia blackberry messenger,
tentunya kita masih tertawa geli dengan status “@ Mall Dono Kasino Indro : Shoping
kiteee”…atau “Dinner @resto ayam bakar ibu teman wiff kaka myke Tyson dll…bis
tu lanjoet shoping lagee”.
Yah..itu tidak
salah, dengan eksis seperti itu sesungguhnya dia mencoba memposisikan diri mereka di benak kita
agar tampak berbeda, tentang siapa diri mereka dengan menggunakan kelebihan
mereka (strength) dan berusaha menutupi kekurangan (weakness), sambil melihat
peluang trend yang sedang happening (oppurtunities) dan menghindari ancaman
untuk tidak populer. Dia mencoba memberi kesan bahwa dia adalah seorang
sosialita yang gaul, yang update dan modis. Cara menunjukkan perbedaannya
adalah saat chat personal dengan teman penting ataupun lawan jenis, maupun di
grup dia tetap konsisten menunjukkan ke “sosialita”annya. Ujung-ujungnya,
“image” nya tercipta dan terus ia bangun dan jaga agar tetap melekat pada
dirinya. Usaha untuk memposisikan diri agar berbeda dan memiliki image juga
dapat kita lihat di twitter dan fesbuk. Katakanlah yang ingin dikatakan seorang
pemikir sering tweet hal-hal yang profokatif, mencerca dengan sedikit analisis.
Ada anak muda yang suka meretweet berita-berita politik dan banyak lagi.
Sesungguhnya mereka telah mencoba mengatakan kepada semua orang “haiiii…aku ini
orangnya seperti ini lohh..keren kannn? :D”. dan usaha mereka tersebut
kebanyakan berakhir dengan sukses :D.
Sekarang,
bagaimana bila kemampuan tersebut di adopsi untuk diterapkan di dunia bisnis.
Iyaa, kemampuan untuk “memposisikan” Bisnis dibenak pelanggan, membuat bisnis
tampak “berbeda” dan akhirnya akan membangun “brand image” bisnis mereka (positioning,
differentiation, brand image). Kawan-kawan, jurus tersebut (PDB) adalah
jurus teranyar dunia marketing yang sering di bahas oleh ahli-ahli pemasaran.
Jurus tersebut, selain sederhana juga telah terbukti sukses diterapkan oleh
brand-brand dunia.
Positioning
menurut hermawan kartajaya adalah upaya untuk membangun dan mendapatkan
kepercayaan di benak pelanggan. Semakin kredibel anda di benak pelanggan,
semakin kukuh pula positioning anda. Lihatlah kasus lifeboy yang jika mendengar namanya akan langsung terlintas dibenak
bahwa ia adalah sabun “sehat” yang cocok untuk “keluarga” dan Coca
cola si minuman pembawa keceriaan.
Jika positioning adalah janji anda kepada
konsumen, maka differentiation adalah cara yang anda tempuh untuk dapat
memenuhi janji tersebut. Kalau tidak dipenuhi, anda bisa di cap sebagai si
pembual. Bayangkan jika seorang cowok berjanji kepada teman wanita untuk
menjadi seseorang yang selalu ada untuk dia, tetapi di minta tolong antar ke
mal saja (memang agak berat sih kalau tanggal tua) tidak pernah bisa. Dijamin
deh, si cewek akan mendemo anda bersama teman-temannya. Mereka akan berteriak,
pembohong, pelit 100x. jadi, untuk menjaga kredibilitas anda, yang perlu
dilakukan adalah dengan memberi “nilai” terhadap apa yang anda lakukan. Nilai
atau value tersebut berupa what to offer, how to offer dan
infrastruktur. what to offer
adalah apa nilai yang anda tawarkan kepada pelanggan. Lihatlah keberhasilan maskapai
garuda dalam menawarkan kualitas penerbangan dalam negeri dengan armada yang
baru dan nyaman. How to offer adalah bagaimana cara menawarkan. Mungkin masih
banyak yang terkejut bagaimana prestasi Suzuki ertiga dalam mendongkrak
penjualannya, tapi cara menjual dengan langsung menawarkan test drive terbukti
ampuh kan. Yang terakhir adalah
infrastruktur yang sangat terkait dengan teknologi, alat dan fasilitas.
Brand
image adalah payung dari positioning dan differentiation, usaha
yang anda lakukan dengan strategi dan taktik di atas adalah untuk menciptakan
image dari brand anda. Jangan salah langkah atau brand anda jadi taruhannya.
Jagalah cara anda berpromosi, seperti ketika anda menawarkan barang dengan
kualitas tinggi, hindari pemberian diskon. Jangan lakukan hal bodoh, ingat
membangun nama baik harus dilakukan
dengan baik.
Oke
lah..demikian ocehannya mba bro mas bro..mungkin bisa memberi gambaran jika
saja anda ingin menjadi seorang wirausaha yang pastinya gk gampang. Sesuatu
yang bagus harganya pastilah mahal, pertanyaannya, beranikah kita membayarnya..



Tidak ada komentar:
Posting Komentar
anda sopan kami santai