Membayangkan Kota ini tanpa Lockstock dan Blackbox
Melihat cara mereka membangun bisnis, meraih hati dan
mempertahankan pelanggan, membentuk dan mendemostrasikan idealisme sampai ikut
membangun pola pikir baru bagi sebagian anak muda Kendari yang menyadari,
adalah sah bagi saya untuk melakukan Standing
Aplaus sambil kayang (salah tulisannya mungkin J) untuk mereka.
Brand Toko yang
mereka bangun dengan hati begitu kuat sehingga begitu berpengaruh terhadap pola
pikir dan perilaku sebagian besar anak muda kota Kendari. Menurut beberapa ahli pemasaran bahwa brand yang kuat selain mempengaruhi perilaku
pembelian juga mampu mempengaruhi perilaku dan pola pikir konsumennya.
Yang paling menarik bagi saya adalah pembentukan pola pikir.
Bagaimana seandainya di Kendari ini tidak ada mereka berdua, berikut ini adalah
hal-hal yang saya bangga bisa tuliskan :
- Penyakit Boyband yang sedang mewabahi industri musik tanah air saat ini mungkin bisa menghanyutkan selera musik sebagian besar dari teenagers Kendari dengan dampak ikutan berupa penyakit alay. Dengan adanya mereka, gejala itu bisa di redam. 97% persen dari anak nongkrong di Kedua Distro tersebut menolak keras musik tersebut, musik yang menjual fatamorgana dan ekspektasi yang berlebihan terhadap glamoritas selera Muda. Sebaliknya kiblat musik mereka lebih condong kepada musik yang lebih fight, realistis dan attitudies. preferensi musik mereka di selamatkan oleh seringai, endank soekamti, The S.I.G.I.T untuk kategori band lokal dan terlebih untuk musik luar (nda bisa disebutkan, kurang referensi J). Menurut saya, selera musik sangat mempengaruhi dalam kedewasaan bersikap, saya tegas untuk yang satu ini.
- Pembentukan pola pikir. Sejarah Distro yang dibesarkan oleh komunitas kreatif dengan pergerakan Underground menjadikan bahan cerita tongkrongan di kedua distro tersebut lebih “terseleksi” dari yang di ceritakan anak muda pada umumnya, orientasi pembicaraan terhadap fenomena yang terjadi pada dunia luar mengisi hampir 70% pembicaraan mereka seperti trend musik global, trend fashion global, trend budaya global bahkan politik global kadang di bahas. Informasi lebih update karena beriringan dengan era informasi digital dengan rata-rata kepemilikan gadget yang ready to online mengakibatkan informasi berlari kencang di antara interaksi mereka sehingga mempengaruhi cara berpikir dan cara memandang masalah yang sedang terjadi. Sering dari mereka menjadi influencer bagi lingkungan sekolah dan kuliah dimana mereka bersekolah atau kuliah. Pola pikir yang ikut berpengaruh terhadap cara berpakaian, cara berteman, pun cara menyelesaikan masalah.Semangat menjaga konsep dari kedua distro tersebut ikut berpengaruh dalam pembentukan pola pikir anak nongkrong nya. Sekedar menyampaikan realita bahwa ada sebagian distro yang memperkosa janji awal sebuah distro, hanya sekedar berbisnis. Meraup untung sebanyak-banyaknya tanpa memberikan output balik kepada anak muda kendari. Kontras yang dengan yang dilakukan oleh Lockstok dan BlackBox, selain menjadi pioner atau sekedar pendukung dalam berbagai kegiatan festival musik, acara skateboard dan berbagai kegiatan komunitas anak muda lain yang positif mereka juga tak henti-hentinya berkoar-koar tentang semangat kreativitas dan semangat ”Be You’re Self” .
- Meredam sikap ANARKISME. Adalah sebuah impact lain yang dihasilkan dari interaksi anak nongkrong kedua Distro tersebut, meskipun kadang terjadi sebuah chaos dimasa lalu (hahaha) namun dibandingkan komunitas lain skala nya tergolong rendah. Paradigma berpikir bahwa masih banyak cara pelepasan energi dan ajang aktualisasi diri masa muda selain kontak fisik dan adu otot menjadikan anak nongkrong di kedua distro tersebut lebih memilih menyalurkan nafsu muda mereka kepada hal liar lain seperti bersepada santai bersama, atau bersepeda di alam liar, bermusik, Skateboarding, hunting foto. Paradigma yang mereka adopsi dari daerah pulau jawa seperti Bandung dan Jogjakarta.
Selain itu masih banyak lagi hal positif lainnya yang di timbulkan kedua
distro tersebut hanya saja keterbatasan analisis saya untuk merefleksikan ke
dalam tulisan ini mohon di maafkan.
Tulisan ini adalah apresiasi sebagai seorang teman kepada dua petarung
ini, semoga saja mereka tetap semangat menyelamatkan kaum muda kendari agar
tetap liar, tidak loyo-loyo. Saya percaya mereka masih sanggup NAKAL sampai
beberapa puluh tahun lagi, meskipun jika ada raja yang lebih besar mau
main-main d Kota ini.
Apresiasi terhadap waktu yang mereka habiskan, pikiran yang mereka peras
dan resiko yang mereka telan.
GANBATTE
KUDASAI !!

Kecil itu indah, besar adalah menawan, kecil kuncinya adalah sabar dan besar kuncinya adalah bijaksana.....artinya pelajarilah niche yang cocok untuk pemain kecil dan jangan terpancing konfrontasi langsung dengan sumberdaya yang besar.
BalasHapus